oleh

Bupati Paser Tegaskan Pemerintah Daerah Siap Berikan Dukungan dalam Upaya Percepatan dan Penurunan Stunting.

Tana Paser, Nmcborneo.com – Dalam upaya percepatan dan penurunan stunting, Bupati Paser dr. Fahmi Fadli secara resmi melaunching Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB), Dapur Sehat Atasi Stunting (DASYAT), Pojok Edukasi Masyarakat (PESAT) yang disertai dengan penandatanganan pembentukan Kampung KB bersama para camat di seluruh Kabupaten Paser bertempat di Pendopo Bupati, Rabu (20/07/22).

Stunting sendiri merupakan suatu kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bayi di bawah 5 tahun) akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Penyakit ini biasanya disebabkan oleh faktor Kekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan pada masa awal setelah bayi lahir, akan tetapi kondisi stunting baru nampak setelah bayi berusia 2 tahun

banner

Pencegahan stunting ini menjadi persoalan yang sangat kompleks. Karena dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti anggaran dan faktor geografis yang sulit sehingga dibutuhkan keterlibatan dari berbagai pihak.

Dalam Penanganan stunting dikatakan dr. Fahmi bahwa harus melibatkan tenaga kesehatan seperti IDI (Ikatan Dokter Indonesia), IBI (Ikatan Bidan Indonesia), serta masyarakat dan organisasi  yaitu kecamatan, PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) dan para Stakeholder yang ada di Kabupaten Paser.

“karena saya dari background medis, komunikasi dengan IDI dan IBI sangat lugas dan terkoordinir dengan baik,” tutur Bupati Paser dr. Fahmi Fadli dalam Sambutannya, Rabu (20/7/2022).

Menurut Fahmi, dalam mengatasi stunting, selain dukungan SDM juga tidak lepas dari anggaran dan sosialisasi kepada masyarakat.

“Pada 2022, telah dianggarkan kegiatan terkait stunting. Seperti pendirian Posyandu yang dilaksanakan oleh PKK, ataupun sosialisasi yang dilakukan oleh dokter, bidan, dan tenaga kesehatan lainnya terkait stunting,” ungkapnya.

Fahmi menegaskan bahwa Pemerintah siap memberikan dukungan termasuk anggaran, dirinya berharap pada OPD terkait juga turut serta dan bertanggung jawab dalam penanganan stunting sehingga pada 2023 nanti penurunan stunting bisa lebih maksimal.

penandatanganan pembentukan kampung KB oleh Bupati Paser dr. Fahmi Fadli

Launching Kampung KB Diresmikan ditandai dengan  pemukulan gong dan penandatanganan pembentukan kampung KB oleh Bupati Paser, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBP3A) dan Camat yang ada di kabupaten Paser serta penandatanganan kerja sama pembentukan program Bangga Kencana pada SD dan SLTP oleh kepala Dinas PPKBP3A dan kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Paser. (Adv/Redaksi)

Komentar