oleh

Ahmad Rafii : Pemerintah Harus Bisa Fasilitasi Masyarakat Terkait Ganti Rugi Lahan Yang Digunakan Untuk Bangun Tower

Nmcborneo.com, Tana Paser – Anggota DPRD Paser Komisi III Ahmad Rafii angkat bicara terkait kondisi Desa yang belum teraliri atau tidak tersentuh sinyal telekomunikasi, anggota DPRD dari fraksi nasdem tersebut menganggap masih banyak persoalan terkait pembangunan jaringan sinyal komunikasi tersebut.

“Kami sangat apresiasi dan mendukung upaya pemerintah daerah terkait penanganan beberapa Desa yang belum terlingkupi oleh sinyal komunikasi (Blank Spot),” kata Ahmad Rafii pada Nmcborneo, Senin (1/12/2021).

banner

Sementara ini Beberapa Daerah Zero Signal di Kabupaten Paser dianggap sangat memerlukan signal 3G dan 4G bukan 2G karena kepentingan itu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan anak anak sekolah yang beberapa aktivitasnya digelar secara online.

Ahmad Rafii juga mengatakan bahwa, tidak menutup kemungkinan belajar daring akan diberlakukan kembali karena adanya informasi terkait mutasi virus yang kembali timbul seperti menurut beberapa pemberitaan yang ada.

“Jadi secara otomatis masyarakat kita membutuhkan sarana untuk online baik itu 3G atau 4G, sedangkan 2G tidak bisa digunakan,” terangnya

Meski demikian, Ahmad Rafii mengungkap bahwa masih ada persoalan yang muncul ketika pihaknya turun dilapangan, baik itu terkait penyediaan lahan untuk tower ataupun fasilitas pengadaan untuk jaringan itu.

Dia mencontohkan di satu desa tidak mau melepaskan lahannya karena pembangunan jaringan tower itukan secara permanen, tentu mereka minta ganti rugi biaya lahan yang digunakan.

“Maksud saya jangan sampai Pemerintah hanya melepaskan lokasi atau lahan masyarakat untuk digunakan pembuatan tower itu dalam rangka mendukung program dan MOU tadi, tapi bagaimana agar masyarakat difasilitasi dan diganti lahannya mereka dengan memberikan hak hak mereka,” terangnya.

Ahmad Rafii menambahkan bahwa Pemerintah harus hadir untuk memfasilitasi Pemerintah Desa karena menurutnya Pemdes juga akan bingung mengatasi hal ini.

Sebagai anggota Komisi III DPRD Paser, ia mengatakan akan selalu mendukung dan sangat support terkait pembangunan jaringan tower di lingkup Desa yang belum teraliri jaringan komunikasi.

“Kita sangat mendukung, mengingat sekian persen Desa kita masih belum teraliri jaringan internet secara kebutuhan 3G dan 4G,” pungkasnya. [AR/Redaksi]

Komentar