oleh

Ajak Pemerintah Cari Solusi, Sri Nordianti : Jangan Sampai Ada Beban Pada Pedagang Kita

Nmcborneo.com, Tana Paser – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Paser fraksi Gerindra mengaku siap perjuangkan nasib masyarakat, khususnya para pedagang yang saat ini mulai terdampak dengan aturan instruksi Gubernur Kaltim terkait Covid-19

Disela sela kegiatan HUT Gerindra ke 13, Anggota DPRD Paser Sri Nordianti mengatakan bahwa kami bertekad untuk memperkuat diri agar kami bisa membangun Negeri, maka kami harus selalu sehat agar bisa membantu banyak orang dan rakyat.

banner

“seperti yang dipesankan oleh ketua umum kami DPP partai Gerindra bahwa perkuat diri, jaga selalu kesehatan dan tetap memperhatikan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, selalu untuk rakyat,” kata Sri Nordianti kepada Nmcborneo.com, Sabtu (06/02/2021)

Sebagai anggota DPRD Kabupaten Paser, mengingat kondisi Kabupaten Paser saat ini berada pada zona merah, dirinya berharap masyarakat tetap memperkuat protokol kesehatan dengan selalu tetap gunakan masker dan jaga jarak.

Menyikapi surat edaran instruksi Gubernur Kaltim , ia berharap pemerintah dan DPR bisa mencari solusi agar para pedagang tidak terbebani mengenai edaran tersebut.

“saya mendapatkan banyak pesan WA dari para pedagang meminta agar kesulitan mereka diperjuangkan, jelas kami sebagai anggota DPR akan memperjuangkan,”

Sri Nordianti berharap agar tidak sampai jadi masalah baru dari sisi ekonomi, “karena ada prinsipnya para pedagang kita mematuhi terkait pembatasan jam buka dan tutup lebih awal , tapi jangan weekend karena senin sampai jum’at covid juga ada,” ungkap anggota komisi II tersebut

Penekanan terhadap pengaturan yang ketat terhadap protokoler kesehatan diharapkan menjadi solusi buat para pedagang agar tidak menekan berputarnya roda perekonomian.

“Harapan nya kepada masyarakat tetap patuhi protokol kesehatan dengan tetap memperhatikan himbauan pemerintah dengan melaksanakan 5 M yaitu menggunakan masker, mencuci tangan,menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan menghindari mobilitas,”pungkasnya. [AR/Redaksi]

Komentar