oleh

Rencana Pemerintah Atasi Blank Spot di Tahun 2022, Boy Susanto : 10 M Masih Tergantung Pembahasan APBD 2

Wakil Bupati Paser, Hj. Masitah Assegaf pada hari rabu (31/03/21) lalu, menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah merencanakan penganggaran pembangunan tower, hal ini sebagai upaya mengatasi permasalahan jaringan telekomunikasi yang terletak di enam titik blank spot dan semi blank spot di Kabupaten Paser.

Enam titik yang dimaksudkan diantaranya Desa Long Sayo dan swan slutung di Kecamatan Muara Komam,  Desa Rantau Layung di Kecamatan Batu Sopang, Desa Random di Kecamatan Tanjung Harapan, Desa Bente Tualan dan Desa Kepala Telake di Kecamatan Longkali.

banner

Ketika di konfirmasi terkait progres perencanaan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Paser drh. Boy Susanto mengatakan bahwa, terkait anggaran yang disebutkan oleh pemerintah daerah sekitar 10 Miliar masih dalam perencanaan, karena menurutnya jika anggaran itu ada dipastikan 2021 ini harusnya bisa dilaksanakan.

“Karena rencana itu ternyata masih  tergantung pada pembahasan APBD 2, itupun kita tidak berharap banyak sehingga akan melakukan komunikasi dengan anggaran pusat dan juga mengusulkan dengan anggaran provinsi.” Ungkapnya kepada nmcborneo.com

Menurut Boy, hal tersebut seperti yang disampaikan oleh wakil bupati Masitah Assegaf bahwa pelaksanaan akan dilakukan pada tahun 2022.

“Sebetulnya tidak harus menunggu tahun 2022 jika ada anggaran tersedia untuk penanganan blank spot, tapi jika tidak ada anggaran, maka sulit kita upayakan pembangunan towernya.” terangnya

Terkait usulan ini dirinya mengakui baru akan berkoordinasi dengan Telkom untuk melihat titik yang tepat untuk membangun tower di enam titik yang dimaksudkan, menurutnya Telkom merupakan rujukan pemerintah untuk membangun tower khususnya Telkomsel.

Secara Umum pihaknya tetap optimis dan berharap semua desa di kabupaten Paser bisa bebas dari blank spot, khususnya 6 Desa yang dianggap prioritas.”Ini juga agar Pemerintahan bisa berjalan cepat dengan teknologi yang tersedia.” [AR/Redaksi]

Komentar