oleh

Tarik Animo Pendonor, UDD PMI Siapkan Give away hingga Kalaborasi Bersama Kopi Sedekah

Nmcborneo.com, Tana Paser – UDD PMI Kabupaten Paser kian gencar melakukan sosialisasi dan mengajak masyarakat Kabupaten Paser untuk melakukan Donor darah, mengingat Kebutuhan akan darah untuk pasien-pasien emergensi dan penyakit kronik yang rutin transfusi seperti gagal ginjal, thalasemia dan beberapa penyakit lain semakin meningkat.

Hal tersebut diungkap Ketua Unit Donor Darah PMI Kabupaten Paser dr. Ahmad Hadiwijaya, Sp. A saat di temui nmcborneo.com di Kantor UDD PMI pada Rabu, (03/03/21)

banner

Menurut dr. Hadi, Dimasa pandemi seperti saat ini animo masyarakat untuk berdonor sedikit menurun, sementara Kebutuhan darah semakin meningkat.

“faktor ini bisa disebabkan karena masyarakat  menganggap berkunjung ke tempat pelayanan kesehatan termasuk UDD PMI rentan tertular Covid-19, padahal keadaan ini telah diantisipasi dengan pemberlakuan protokol pencegahan Covid 19 di UDD PMI.” Ungkapnya

Kondisi ini memaksa para relawan Kemanusiaan tersebut terus melakukan inovasi guna merangsang animo publik, apalagi diproyeksi kebutuhan darah akan terus bertambah hingga Bulan Ramadhan nanti.

“Kita buat program gebyar donor darah di kantor UDD PMI, kami menyiapkan puluhan give away untuk para pendonor yang akan diundi setelah tercapai 200 orang pendonor mulai tanggal 1 maret 2021.” Lanjut Alumni Kedokteran UMI Makassar tersebut.

Selain program Give away, para pendonor akan mendapatkan kupon gratis untuk segelas susu dan mantau yang bisa diperoleh di Kedai Kopi Sedekah, binaan Yayasan Paser Peduli Sesama (YPPS) yang terletak tepat di depan UDD PMI.

“Semua ini adalah bentuk sinergi UDD PMI dengan pihak yang mendukung usaha-usaha kemanusiaan,” tambahnya

Dikatakan pula bahwa UDD PMI telah membuka program donasi 50 Ribu/Paket Sembako. “untuk seluruh masyarakat yang belum bisa donor di bulan Ramadhan nanti, ayo ikut berdonasi, mengabdi untuk kemanusiaan. Paket sembako dari para donatur nantinya diperuntukkan untuk para pendonor darah.” Tutupnya [SMI/Redasi]

Komentar