oleh

SMPN 2 Pasir Belengkong Hadirkan Narasumber dari Komisioner KPU Kabupaten Paser dalam program P5

Tana Paser, Nmcborneo.com – Project penguatan profil pelajar Pancasila diterapkan SMPN 2 Pasir Balengkong, Kabupaten Paser dengan menghadirkan Komisoner KPU Paser. Dyah Elly Kusrini

Kegiatan dirangkai dalam bentuk program berbasis project yang dirancang untuk menguatkan upaya pencapaian kompetensi dan karakter sesuai dengan profil pelajar Pancasila yang disusun berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan.

banner

Dalam arahan Kepala Sekolah SMPN 2, Lukman Sunaryadi, S.Pd, menekankan tentang petingnya pemilihan materi mengenai demokrasi ini ialah sebagai bekal bagi siswa dan untuk memberikan gambaran nyata bagaimana penyelenggaraan pemilu itu, sehingga bisa diterapkan di sekolah saat adanya pemilihan ketua OSIS mendatang.

Pada dasarnya dimensi-dimensi Profil pelajar Pancasila diproyeksi mencetak generasi muda yang beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, Berkebinekaan global, Bergotong-royong, Mandiri, Bernalar kritis, Kreatif.

Komisioner KPU Dyah Elly Kusrini menyebutkan kehadiran KPU sebagai narasumber guna untuk memperkaya wawasan peserta didik sebagai penguatan profil pelajar pancasila yang terprogramkan dari sekolah, yaitu dengan mengangkat tema “Suara Demokrasi”.

“Jadi ini merupakan langkah eksploratif berkaitan dengan semangat untuk membuka ruang yang lebar bagi proses inkuiri dan pengembangan diri bagi para siswa,” Ungkapnya kepada media pada Sabtu, (06/08/22)

Menurutnya, tema suara demokrasi secara tidak langsung mengarahkan peserta didik agar berpikir holistik, “Jadi ini akan mendorong peserta didik menelaah sebuah tema secara utuh dan melihat keterhubungan dari berbagai hal untuk memahami sebuah isu secara mendalam tentang Demokrasi kita,” Tambah Dyah Elly.

Secara global, design Implementasi Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila bermuara pada pembentukan sikap dan perilaku peserta didik dalam bingkai character education, project P5 ini sangat memiliki peran yang penting dalam pembentukan karakter bangsa untuk mengatasi berbagai masalah atau krisis moral yang terjadi. (Redaksi)

Komentar